KOMPRESOR TORAK PDF

Secara sederhana prinsip kerja, perubahan tekanan dan volume dalam suatu kompresor torak Simplex Single Acting dapat diuraikan dalam bentuk diagram P-V sebagai berikut : Diagram P-V Kompresor Torak Torak memulai langkah kompresi pada titik 1 , torak bergerak kekiri dan gas dimampatkan sehingga tekanannya naik ketitik 2. Pada titik ini tekanan di dalam silinder mencapai harga tekanan Pd yang lebih tinggi dari pada tekanan di dalam pipa keluar, sehingga katup keluar pada kepala silinder akan terbuka. Jika torak bergerak terus kekiri, gas akan didorong keluar silinder pada tekanan tetap sebesar Pd. Dititik 3 torak mencapai titik mati atas, yaitu titik akhir gerakan torak pada langkah kompresi dan pengeluaran. Volume ini idealnya harus sama dengan nol agar gas dapat didorong seluruhnya keluar silinder tanpa sisa. Namun dalam praktiknya harus ada jarak clearance di atas torak agar tidak membentur kepala silinder.

Author:Jukus Vilkree
Country:Rwanda
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):23 August 2019
Pages:419
PDF File Size:7.53 Mb
ePub File Size:18.55 Mb
ISBN:238-8-42415-464-4
Downloads:79265
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Jujar



Secara sederhana prinsip kerja, perubahan tekanan dan volume dalam suatu kompresor torak Simplex Single Acting dapat diuraikan dalam bentuk diagram P-V sebagai berikut : Diagram P-V Kompresor Torak Torak memulai langkah kompresi pada titik 1 , torak bergerak kekiri dan gas dimampatkan sehingga tekanannya naik ketitik 2.

Pada titik ini tekanan di dalam silinder mencapai harga tekanan Pd yang lebih tinggi dari pada tekanan di dalam pipa keluar, sehingga katup keluar pada kepala silinder akan terbuka.

Jika torak bergerak terus kekiri, gas akan didorong keluar silinder pada tekanan tetap sebesar Pd. Dititik 3 torak mencapai titik mati atas, yaitu titik akhir gerakan torak pada langkah kompresi dan pengeluaran.

Volume ini idealnya harus sama dengan nol agar gas dapat didorong seluruhnya keluar silinder tanpa sisa. Namun dalam praktiknya harus ada jarak clearance di atas torak agar tidak membentur kepala silinder.

Selain itu juga harus ada lubang-lubang laluan pada katup-katup. Karena adanya volume sisa ini ketika torak mengakhiri langkah kompresinya, di atas torak masih ada sejumlah gas dengan volume sebesar Vc dan tekanan sebesar Pd. Jika kemudian torak memulai langkah isapnya bergerak kekanan , katup isap tidak dapat terbuka sebelum sisa gas di atas torak berekspansi sampai tekanannya turun dari Pd menjadi Ps.

Katup isap baru mulai terbuka dititik 4 ketika tekanannya sudah mencapai tekanan isap Ps. Disini pemasukan gas baru mulai terjadi dan proses pengisapan ini berlangsung sampai titik mati bawah 1. Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa volume gas yang diisap tidak sebesar volume langkah torak sebesar Vs melainkan lebih kecil, yaitu hanya sebesar volume isap antara titik mati bawah 1 dan titik 4. Proses Kompresi Gas Proses kompresi gas pada kompresor torak dapat dilakukan menurut tiga cara yaitu dengan proses isotermal, adiabatik reversible, dan politropik.

Energi ini diubah menjadi energi panas sehingga temperatur gas akan naik jika tekanan semakin tinggi. Namun, jika proses ini dibarengi dengan pendinginan untuk mengeluarkan panas yang terjadi, sehingga temperatur dapat dijaga tetap dan kompresi ini disebut dengan kompresi isotermal temperatur tetap.

Proses isotermal mengikuti hukum Boyle, maka persamaan isotermal dari suatu gas sempurna adalah: Proses kompresi ini sangat berguna dalam analisis teoritis, namun untuk perhitungan kompresor tidak banyak kegunaannya. Pada kompresor yang sesungguhnya, meskipun silinder didinginkan sepenuhnya adalah tidak mungkin untuk menjaga temperatur yang tetap dalam silinder. Hal ini disebabkan oleh cepatnya proses kompresi beberapa ratus sampai seribu kali permenit di dalam silinder.

Proses semacam ini disebut adiabatik. Dalam praktiknya proses ini tidak pernah terjadi secara sempurna karena isolasi terhadap silinder tidak pernah dapat sempurna pula. Namun proses adiabatik reversible sering dipakai dalam pengkajian teoritis proses kompresi. Hubungan antara tekanan dan volume dalam proses adiabatic dapat dinyatakan dalam persamaan: Jika rumus ini dibandingkan dengan rumus kompresi isotermal dapat dilihat bahwa untuk pengecilan volume yang sama, kompresi adiabatic akan menghasilkan tekanan yang lebih tinggi dari pada proses isotermal.

Karena tekanan yang dihasilkan oleh kompresi adiabatik lebih tinggi dari pada kompresi isotermal untuk pengecilan volume yang sama, maka kerja yang diperlukan pada kompresi adiabatik juga lebih besar. Jadi proses kompresi yang sesungguhnya, ada di antara keduanya dan disebut kompresi politropik.

Perhitungan dapat dilakukan baik dengan pendekatan kondisi adiabatik reversible maupun kondisi politropik. Related Posts by Categories.

ASUNTO CONFIANZA Y COMPROMISO.JOS MARA GASALLA PDF

Pengertian dan Macam-Macam Kompresor

Kompresor udara biasanya menghisap udara dari atmosfir. Namun ada pula yang menghisap udara atau gas yang bertekanan lebih tinggi daripada tekanan atmosfir. Karena berfungsi sebagai pemampat, maka fluida kerja dari kompresor harus bersifat compressible. Di sinilah yang membedakan antara kompresor dengan pompa. Kompresor bekerja dengan fluida yang compressibel , sedangkan pompa bekerja dengan fluida incompressible. Fluida compressible setelah melewati kompresor maka sifatnya akan berubah yaitu volumenya kecil, tekanan besar, kelembaban naik dan suhu naik. Sedangkan fluida compressible setelah melewati pompa maka sifatnya tidak berubah.

PH TEST ELITMUS SAMPLE PAPERS PDF

Kompresor Torak

Prinsip Kerja Kompresor Torak Prinsip kerja kompresor torak adalah sebagai berikut: Tenaga mekanik dari penggerak mula ditransmisikan melalui poros engkol dalam bentuk gerak rotasi dan diteruskan ke kepala silang cross head dengan perantaraan batang penghubung connecting rod. Pada kepala silang gerakan rotasi diubah menjadi gerak translasi yang diteruskan ke torak melalui batang torak piston rod. Gerakan torak bolak balik dalam silinder mengakibatkan perubahan volume dan tekanan sehingga terjadi proses pemasukan, kompresi, dan pengeluaran. Secara sederhana prinsip kerja, perubahan tekanan dan volume dalam suatu kompresor torak Simplex Single Acting dapat diuraikan dalam bentuk diagram P-V sebagai berikut : Diagram P-V Kompresor Torak Torak memulai langkah kompresi pada titik 1 , torak bergerak kekiri dan gas dimampatkan sehingga tekanannya naik ketitik 2. Pada titik ini tekanan di dalam silinder mencapai harga tekanan Pd yang lebih tinggi dari pada tekanan di dalam pipa keluar, sehingga katup keluar pada kepala silinder akan terbuka. Jika torak bergerak terus kekiri, gas akan didorong keluar silinder pada tekanan tetap sebesar Pd. Dititik 3 torak mencapai titik mati atas, yaitu titik akhir gerakan torak pada langkah kompresi dan pengeluaran.

A SECRET WISH BARBARA FREETHY PDF

Definisi Dari Kompresor Torak Dengan Banyak Tingkatan?

Prinsip kerja Kompresor Posted by Nanang Ajim Posted on PM with No comments Compressor diartikan sebagai alat atau mesin yang digunakan untuk memampatkan menekan udara atau gas. Sehingga kompresor ini adalah penghasil udara mampat. Karena proses pemampatan, udara mempunyai tekanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan udara luar 1atm. Dalam kehidupan sehari-hari, sebagai contoh, udara mampat yang digunakan untuk mengisi ban mobil atau sepeda motor, memompa bola. Udara mampat untuk juga digunakan untuk membersihkan bagian-bagian mesin yang kotor di bengkel-bengkel dan manfaat lain yang sering dijumpai sehari-hari.

Related Articles